Tampilkan postingan dengan label Khotbah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Khotbah. Tampilkan semua postingan

KHOTBAH KRISTEN
Khotbah Kristen





Ketakutan

Bacaan: Mazmur 118:5-9



“Jangan cemas pada apa yang perlu engkau derita! Sesungguhnya Iblis akan melemparkan lebih berasal dari satu orang berasal berasal dari antaramu ke di didalam penjara supaya kamu dicobai dan kamu akan mendapatkan ada gangguan sepanjang sepuluh hari. Hendaklah engkau setia hingga mati, dan Aku akan mengaruniakan kepadamu mahkota kehidupan.”

Wahyu 2:10



Takut merupakan suatu respon pada suatu semangat khusus layaknya rasa sakit atau ancaman bahaya. Rasa cemas merupakan tidak benar satu emosi dasar tak cuma rasa marah, sedih dan bahagia. Dapat diambil alih alih asumsi bahwa kekuatiran adalah suatu respon emosi seseorang pada suatu ancaman. Saya yakin kita seluruh sebagai manusia tentu dulu mengalami kekuatiran atau rasa takut.



Rasa cemas yang dialami masing-masing orang berbeda-beda tentang berasal berasal dari responnya pada suatu suasana tertentu. Ketika rasa cemas menguasai seseorang, umumnya orang itu tidak dapat berpikir bersama dengan bersama dengan bersama dengan bersama dengan logis.



Ketika kekuatiran muncul, adakalanya seseorang dapat mengambil alih alih alih cara yang tidak cocok bersama dengan bersama dengan bersama dengan bersama dengan Firman Tuhan.



Misalnya saja selagi seseorang cemas oleh binatang dan ada binatang yang tidak disukainya mengejar, orang sesudah itu akan mengeluarkan umpatan atau kata kasar lainnya. Ketika seseorang cemas akan hari esok gara-gara perlu membayar hutang orang sesudah itu akan mencari cara untuk mendapatkan duit jikalau saja bersama dengan bersama dengan bersama dengan bersama dengan mencuri.



Sayapun dulu mengalami rasa cemas dan selagi rasa cemas itu makin lama membesar akhirnya saya perlu berbohong untuk menutupi kekuatiran yang saya rasakan.



Lalu sebenarnya mengapa seseorang dapat menjadi takut?



Seseorang dapat menjadi cemas gara-gara menjadi sedang berhadapan bersama dengan bersama dengan bersama dengan bersama dengan suatu berkenaan lebih-lebih seseorang yang jauh lebih kuat, jauh lebih besar dan jauh lebih besar dibandingkan bersama dengan bersama dengan bersama dengan bersama dengan dirinya. Orang sesudah itu menjadi dirinya lemah, kecil, tidak berdaya dan tidak memiliki apa-apa itu menandingi atau mengalahkan suatu berkenaan yang membuatnya ketakutan. Bisa saya suatu berkenaan atau seseorang itu melaksanakan ancaman atau serangan pada diri kita supaya kita menjadi di didalam bahaya dan sekuat tenaga mengusahakan untuk menjaga diri berasal berasal dari ancaman tersebut. Misalnya saja selagi seseorang divonis oleh dokter bahwa ia memiliki penyakit beresiko dan usianya tinggal dua bulan lagi.



Apa yang akan dijalankan oleh orang itu?



Pasti orang itu akan kekuatiran dan mengusahakan semaksimal bisa saja lebih-lebih berkenan mengeluarkan banyak duit supaya penyakitnya dapat pulih dan ia dapat hidup lebih lama lagi. Beda halnya jikalau orang sesudah itu cuma mengalami demam atau flu.



Orang sesudah itu tentu tidak akan menjadi cemas dan tetap tenang di didalam menghadapinya.



Mengapa dapat begitu?



Ini gara-gara apa yang dialami dan dirasakan bukanlah suatu berkenaan yang besar dan mengancam diri kita. Dalam Lukas 12:4-5 dikatakan demikian “Aku berkata kepadamu, hai sahabat-sahabat-Ku, janganlah kamu cemas pada mereka yang dapat membunuh tubuh dan sesudah itu tidak dapat berbuat apa-apa lagi. Aku akan menunjukkan kepada kamu siapakah yang perlu kamu takuti. Takutilah Dia, yang sesudah membunuh, mempunyai kuasa untuk melemparkan orang ke di didalam neraka. Sesungguhnya Aku berkata kepadamu, takutilah Dia!” Dalam ayat sesudah itu udah paham disebutkan bahwa kita tidak perlu cemas akan apapun. Yang perlu kita takuti adalah Tuhan Allah kita yang berkuasa atas hidup dan kehidupan kita.



Macam-macam Ketakutan


Setiap manusia tentu saja akan mengalami rasa takut. Rasa cemas itu lumrah dan sebenarnya diperlukan untuk memberitahu kita akan ada suatu bahaya supaya bersama dengan bersama dengan bersama dengan bersama dengan ada rasa cemas kita menjadi waspada akan suatu hal. Namun, selagi kekuatiran itu udah terlampau menguasai kita, kita perlu coba menghilangkannya gara-gara kekuatiran dapat membahayakan kesehatan kita jikalau rasa cemas itu udah tidak wajar. Berikut ini merupakan macam-macam kekuatiran yang sebaiknya kita buang.



1. Takut gagal


Manusia tentu cemas untuk gagal. Ketika coba suatu berkenaan yang baru berkenaan yang tentu muncul di didalam asumsi manusia yaitu kegagalan. Jika kita berkesinambungan menjadi cemas gagal sebelum akan selagi akan mencobanya sesudah itu kapan kita akan berkembang? Jika kita terlampau cemas untuk gagal maka kamu akan kecewa bersama dengan bersama dengan bersama dengan bersama dengan hasil yang akan didapatkan nantinya. Sama halnya bersama dengan bersama dengan bersama dengan bersama dengan Musa. Ketika Tuhan mengutus Musa untuk membiarkan bangsa Israel, Musa sangsi dan menjadi takut. Bahkan Musa berkata “Ah, Tuhan, utuslah kiranya siapa saja yang patut Kauutus. (Keluaran 4:13)” Ketika Musa berkata demikian, Tuhan pun marah dan menyuruh pergi bersama dengan bersama dengan bersama dengan bersama dengan kakaknya Harun. Pasti tidak benar satu kita termasuk ada yang layaknya Musa menjadi cemas sebelum akan selagi akan mencoba. Namun, berkenaan yang perlu kita percayai adalah Tuhan senantiasa menyertai kita dan segala pekerjaan yang kita lakukan.



Oleh gara-gara itu, janganlah kita cemas gagal cuma gara-gara kita menjadi diri kita lemah dan tidak memiliki potensi.



2. Takut untuk berubah


Perubahan adalah suatu berkenaan yang perlu akan kita alami. Ketika seseorang cemas untuk berubah, artinya orang sesudah itu cemas untuk berkembang. lukan Perubahan bukanlah suatu berkenaan yang perlu ditakutkan. Justru pergantian kita perlukan untuk bertumbuh dab berkembang. Berubah yang kita jalani haruslah pergantian ke arah yang positif. Dalam berkenaan ini beralih perlu menjadikan kita teristimewa yang lebih baik ulang dibandingkan sebelumnya. Kita perlu belajar berasal berasal dari Paulus. Paulus saja berani mempengaruhi hidupnya selagi Tuhan memanggil dia untuk melayaniNya, sesudah itu apakah kita senantiasa cemas untuk berubah?



3. Takut akan jaman lalu


Tidak sedikit tidak benar satu kita cemas akan jaman lalu. Masa sesudah itu seolah menjadi kenangan tidak baik dan momok menakutkan yang menghantui kehidupan kita. Terkadang jaman sesudah itu itulah yang mengakibatkan kita tidak berkembang gara-gara berkesinambungan menyalahkan diri sendiri atas jaman sesudah itu yang terjadi. Lukas 19:1-10 bercerita berkenaan Zakheus. Ia merupakan kepala pemungut cukai dan banyak orang memanggil Zakheus sebagai orang berdosa.



Namun, apa yang dijalankan Zakheus?



Zakheus senantiasa melangkah maju dan mengusahakan untuk menyaksikan Yesus. Ia mengusahakan untuk senantiasa melangah lebih-lebih selagi orang lain menganggapnya sebagai manusia berdosa. Masa sesudah itu bukanlah penghalang bagi Zakheus untuk yakin kepada Allah. Kitapun termasuk mestinya layaknya itu. Jangan jadikan jaman sesudah itu sebagai alasan untuk tidak maju dan berkembang. Bukankah jaman depan jauh lebih perlu berasal berasal dari jaman lalu?



4.Takut diremehkan orang lain 


Perasaan cemas ini akan mengakibatkan seseorang menjadi tidak lumayan yakin diri. Orang sesudah itu akan minder dan tidak berani untuk melangkah. Mari kita ingat ulang berkenaan kisah Daud yang melawan Goliat. Saat Daud berkata kepada Saul untuk melawan Goliat apa respon Saul?



Saul malah remehkan Daud “Tidak bisa saja engkau dapat hadapi orang Filistin itu untuk melawan dia, gara-gara engkau tetap muda, sedang dia sejak berasal berasal dari jaman mudanya udah menjadi prajurit. (1 Samuel 17:33)” Jika kita ada diposisi Daud pada selagi itu apakah yang akan kita lakukan? Mungkin kita kan menjadi minder sesudah itu berkata “Ah iya benar katamu, jikalau begitu lebih baik saya diam saja.” Beda halnya bersama dengan bersama dengan bersama dengan bersama dengan Daud. Ia senantiasa yakin pada dirinya sendiri lebih-lebih senantiasa maju untuk melawan Goliat. Karena penyertaan Tuhan pula Daun menang dan dapat mengalahkan Goliat. Kitapun termasuk perlu layaknya itu.



Jangan cemas selagi orang lain remehkan kita. Buktikanlah jikalau kita dapat melaksanakan apa yang tidak bisa saja bagi mereka.



5. Takut akan penolakan

Setiap orang baik saya maupun kamu tentu cemas akan namanya penolakan. Entah itu cemas tidak diterima oleh pekerjaan yang diinginkan, cemas tidak diterima di didalam suatu komunitas ataupun cemas tidak diterima oleh orang yang dikasihi. Perasaan cemas ini kerap kadang mengakibatkan seseorang mengusahakan untuk tidak menunjukkan kekurangannya lebih-lebih ada pula yang mengusahakan untuk menjadi orang lain. Yesuspun dulu tidak diterima selagi berada di Nazaret.



Namun apa yang dilakukanNya?



Ia tidak cemas lebih-lebih tidak gentar sedikitpun. Apapun yang terjadi serahkanlah sepenuhnya kepada Tuhan. Ketika seluruh orang menolakmu lebih-lebih duniapun menolakmu, ingatlah bahwa Tuhan akan senantiasa menerimamu bagaimanapun keadaanmu.



6. Takut untuk memilih


Setiap orang tentu akan senantiasa dihadapkan oleh suatu pilihan. Dari selagi membuka matanya, manusia akan dihadapkan oleh dua lebih-lebih lebih pilihan yang perlu dipilih. Namun, kita kerap kadang tetap cemas untuk memilih. Kita cemas pilihan yang kita ambil justru itu bukanlah pilihan yang baik. Jika kita menjadi cemas untuk memilih, marilah kita minta hikmat Tuhan supaya kita dapat menentukan yang baik seturut bersama dengan bersama dengan bersama dengan bersama dengan kehendakNya.



7. Takut memiliki mimpi


Setiap orang tentu memiliki mimpi. Sejak kecil bisa saja tidak benar satu kita banyak yang memiliki mimpi. Namun, tak sedikit termasuk tidak benar satu kita cemas untuk bermimpi. Bermimpi akan suatu berkenaan bukanlah berkenaan yang salah. Bahkan ada pepatah yang berkata demikian ”Bermimpilah setinggi langit. Jika engkau jatuh, engkau akan jatuh tidak benar satu bintang-bintang.” Yakub bermimpi untuk dapat menikahi Rahel hingga ia bersedia bekerja pada Laban tujuh tahun lamanya. Setelah tujuh tahun apa yang terjadi? Laban malah memberikan Lea anaknya yang lain. Namun gara-gara cintanyakepada Rahel iapun bekerja ulang sepanjang tujun tahun lamanya. Karena pengharapan dan sikap yang tidak ringan menyerah yang dimiliki oleh Yakub akhirnya Yakub dapat menikahi Rahel. Jika kita sebenarnya memiliki mimpi, jangan cemas dan kejarlah mimpi itu hingga mendapatkannya. Karena menyerah kepada mimpi yang kita memiliki bukanlah suatu keputusan yang tepat.



8. Takut akan jaman depan


“Karena jaman depan sungguh ada, dan harapanmu tidak akan hilang. (Amsal 23:18)” Disini paham tertera bahwa jaman depan sungguh ada gara-gara Tuhan udah menanggung jaman depan kita. Sebagai manusia kerap kadang kita cemas akan jaman depan yang menanti kita. Kita cemas akan apa yang akan terjadi dikemudian hari gara-gara pada hari ini kita menjadi tidak sangguh dan lemah.



Terkadang kita menjadi tidak memiliki jaman depan supaya kita menentukan untuk tidak melaksanakan apa-apa. Namun di didalam ayat sesudah itu paham dikatakan bahwa jaman depan sungguh ada bagi kita seluruh yang yakin kepadaNya. Bangsa Israel selagi ada di padang gurun termasuk dulu menjadi demikian. Ketika mereka di padang gurun, di belakang mereka terdapat pasukan Mesir yang siap untuk membunuh mereka.



Namun, di depan mereka ada laut Teberau yang tidak bisa saja dapat mereka lewati.



Karena diperhadapkan di sedang suasana yang tidak terlampau bisa saja ini, bangsa Israel menjadi takut. Yang ada di asumsi mereka adalah kematian yang mengerikan dan mereka tidak memiliki harapan ulang untuk jaman depan mereka. Mereka lupa bahwa Tuhan senantiasa menyertai mereka di padang gurun. Pada siang hari Tuhan menyertai mereka bersama dengan bersama dengan bersama dengan bersama dengan tiang awan dan pada malam hari Tuhan menyertai mereka bersama dengan bersama dengan bersama dengan bersama dengan tiang api. Ketika kita menyerahkan jaman depan kita kepada Tuhan sepenuhnya, kita tidak perlu cemas akan jaman depan itu gara-gara Tuhan tentu akan sedia kan jaman depan yang indah bagi anak-anakNya.



Cara Untuk Mengatasi Rasa Takut

Ketakutan yang dimiliki oleh manusia tentu saja perlu diatasi. Lalu bagaimana cara kita untuk mengatasinya?



1. Memiliki Iman di di didalam Yesus


Dalam Matius 8:26 Yesus menanyakan kepada murid-muridNya “Mengapa kamu takut, kamu yang tidak lumayan percaya?” Sekarang mari balikkan pertanyaan itu kepada kita. Jika Tuhan menanyakan layaknya itu apa yang akan kita jawab? Ketika kita memiliki iman kepada Yesus, kita tentu tidak akan cemas untuk merintis hidup ini. Kita akan yakin bahwa Tuhan akan memelihara dan menyertai kita kapanpun dan dimanapun kita berada.



2. Memiliki prinsip hingga akhir kepada Yesus


Dalam Wahyu 2:10 Yesus menyuruh kita untuk setia hingga mati kepadaNya. Ketakutan yang kita rasakan merupakan rancangan Iblis untuk hindari kita berasal berasal dari Allah. Ketika manusia merasakan rasa takut, manusia akan melaksanakan tindakan yang tidak berkenan dan seturut firmanNya. Oleh gara-gara itu, marilah kita menunjukkan prinsip kita kepada Allah hingga akhir hidup kita. Jangan biarkan iblis sukses menangani kita berasal berasal dari kasih Allah cuma rasa cemas yang kita miliki.





Memang benar jikalau kekuatiran merupakan berkenaan yang tidak dapat dipisahkan di didalam diri manusia. Rasa cemas itu lebih-lebih dapat saja muncul masing-masing hari di didalam kehidupan manusia. Baik sebenarnya memiliki rasa cemas gara-gara rasa cemas merupakan respon kita pada suatu suasana yang dapat membahayakan bagi kita. Namun, jikalau kita berkesinambungan membiarkan kekuatiran itu menguasai diri kita justru kekuatiran itu akan mengakibatkan kita tidak dapat melangkah maju ke depan.



Ketakutan itu akan menghindar kita untuk dapat merasakan kasih dan kuasa Allah. Jika kita cemas akan hari esok atau akan jaman depan yang akan kita hadapi kelak, ingatlah bahwa Tuhan udah menanggung jaman depan kita. Bahkan di didalam Matius 6:34 disebutkan demikian “Sebab itu janganlah kamu cemas akan hari besok, gara-gara hari besok mempunyai kesusahannya sendiri. Kesusahan sehari cukuplah untuk sehari.”



Hari esok yang kita jalani udah Tuhan atur. Satu berkenaan yang perlu diingat bahwa di didalam segala suasana lebih-lebih di didalam suasana terburuk sekalipun Tuhan senantiasa menyertai kita. Jangan menjadi kita sendirian dan tidak memiliki siapa-siapa. Tuhan senantiasa beserta kita disetiap detik kehidupan kita, lebih-lebih sehelai rambut yang kita memiliki Tuhan paham jumlahnya.



Jangan biarkan kekuatiran yang kita memiliki justru menghindar kita untuk merasakan kasih Bapa. Agar kita tidak menjadi takut, senantiasalah dekat denganNya gara-gara ketenangan akan kita dapatkan jikalau kita senantiasa dekat denganNya.



Ketika kekuatiran berkesinambungan ada, kekuatiran cuma mengakibatkan kita lemah dan kalah sebelum akan selagi akan coba lebih-lebih kita bosa menjadi lupa akan kehadiran penyertaan Tuhan. Mari kita melenyapkan rasa cemas itu. Kita gantikan kekuatiran yang kita memiliki bersama dengan bersama dengan bersama dengan bersama dengan keberanian berasal berasal dari Allah. Daripada kita cemas akan hari esok atau akan apa yang akan terjadi bersama dengan bersama dengan bersama dengan bersama dengan diri kita lebih baik kita gantikan bersama dengan bersama dengan bersama dengan bersama dengan rasa cemas kita kepada Tuhan. Ketika kita memiliki rasa cemas kepada Tuhan, kita akan mengusahakan untuk menggembirakan hatiNya dan berlaku seturut denganNya. Bukankan cemas akan Tuhan yang sebenarnya di idamkan olehNya? Tuhan Yesus memberkati.
  

Kumpulan Khotbah Kristen Terbaru dan Terbaik


1. Cerita Sekolah Minggu Kelas Tanggung
Tema: “Apa yang diciptakan Tuhan pertama kali?”
Bahan Cerita diambil di di dalam Kejadian 1:1-31 dan Kejadian 2:1-7
Tujuan:
Agar anak-anak mampu paham peciptaan yang dilakukan oleh Tuhan Yesus
Agar anak-anak paham betapa besar kuasa Tuhan
Agar anak-anak mampu mengagumi dan mensyukuri semua ciptaan Tuhan
Cerita Sekolah Minggu
Bahan cerita:
“Siapa yang memicu hutan? Uu... Siapa yang memicu lautan? Bala, bala, bala... Siapa yang memicu dunia ini hutan dan lautan? Y E S U S,Y E S U S, Yesus Tuhanku, Raha semesta, Dia ciptalan dunia ini hutan dan lautan (mengajak anak Sekolah Minggu untuk menyanyikan lagu ini).” Berapa lama Tuhan menciptakan bumi ini dan seisinya? Ya, Tuhan menciptakan bumi ini dan seisinya sepanjang 6 hari dan pada hari ke 7 Tuhan berhenti menciptakan dan memberkati ciptaanNya. Pada tepat ini, kita dapat mendengarkan cerita penciptaan yang dilakukan oleh Tuhan Yesus. Kita dapat mendengar betapa besar kuasaNya supaya Ia mampu menciptakan bumi dan seisinya juga Kakak dan adik-adik semua yang tersedia disini.
Pada mulanya bumi yang kita tinggali kosong dan gelap dan Roh Allah melayang-layang di atas permukaan air. Lalu Tuhan mengantarai terang berasal berasal dari gelap dikarenakan Allah lihat terang itu baik. Tuhan menamai terang itu siang dan gelap itu malam. Itulah penciptaan pada hari pertama. Tuhan menciptakan siang dan malam
Lalu, pada hari ke dua Allah menciptakan langit (cakrawala). Cakrawala yang Ia ciptakan mengantarai air yang tersedia di bawah cakrawala dan air yang tersedia di atasnya.
Pada hari yang ketiga Allah menciptakan daratan dan lautan. Daratan yang Tuhan ciptakan dapat menumbuhkan segala style tanaman dan pepohonan yang menghasilkan buah yang berbiji.
Pada hari yang keempat Allah menciptakan benda-benda penerang pada cakrawala. Pada siang hari Tuhan menciptakan matahari dan pada malam hari Tuhan menciptakan bulan. Selain matahari dan bulan, Tuhan juga menciptakan bintang-bintang di langit.
Pada hari yang kelima, Tuhan menciptakan binatang. Binatang yang Tuhan ciptakan tersedia yang hidup di air, di hawa dan di darat.
Penciptaan Tuhan yang paling akhir yakni pada hari yang keenam adalah manusia. Manusia diciptakan Tuhan berasal berasal dari debu tanah dan Ia menghembuskan nafas hidup ke hidungnya. Manusia yang Tuhan ciptakan miliki tugas untuk menguasai bumi. Maksud menguasai bumi adalah memelihara dan memelihara semua ciptaan yang telah Tuhan memicu sebelumnya.
Pada hari ketujuh Allah berhenti bekerja dan memberkati ciptaanNya.
Dari penciptaan hari pertama sampai ketujuh kita mampu lihat betapa besar kuasa Allah di di dalam proses penciptaan. Dari awal mulanya bumi ini kosong dan gelap tetapi dikarenakan kuasaNya, Ia mulai menciptakan siang dan malam, langit, daratan, lautan, pepohonan, benda-benda penerang layaknya matahari, bulan dan bintang, segala binatang yang tersedia di air, langit dan daratan dan juga Tuhan menciptakan manusia. Nah tugas kita tepat ini adalah memelihara dan memelihara segala yang telah Tuhan ciptakan. Jangan sampai kita memicu rusaknya ciptaanNya. Kita juga mesti selalu bersyukur atas apa yang telah Tuhan ciptakan. Jika Tuhan tidak menciptakan bumi ini, kita pasti tidak dapat paham pada tepat ini kita dapat tinggal dimana. Apakah di area yang kering dan tandus ataukah di area yang tidak tersedia hawa bersih. Tuhan telah menciptakan bumi ini dan seisinya baik adanya. Untuk mengakhiri Sekolah Minggu kita pada hari ini, mari kita naikkan satu buah lagu Terima kasih Tuhan. “Terima kasih Tuhan untuk kasih setiaMu yang telah Kau beri sepanjang hidupku. Terima kasih Yesus untuk kebaikanMu, sepanjang hidupku. Terima kasih Yesusku memicu anugerah yang Kau beri dikarenakan hari ini kukann adakan syukur bagiMu.”
Ayat hafalan
Keluaran 20:11
“Sebab enam hari lamanya TUHAN menjadikan langit dan bumi, laut dan segala isinya, dan Ia berhenti pada hari ketujuh; itulah sebabnya TUHAN memberkati hari Sabat dan menguduskannya.”
2. Cerita Sekolah Minggu Kelas Besar
Tema: “Manusia dan dosa?”
Bahan Cerita diambil di di dalam Kejadian 2:8-25 dan Kejadian 3:1-24
Tujuan:
Agar anak-anak mampu paham siapa manusia pertama yang Tuhan ciptakan dan mengapa mereka mampu jatuh di di dalam dosa
Agar anak-anak paham apa akibat berasal berasal dari dosa
Agar anak-anak senang mengakui segala dosanya di hadapan Tuhan dan tidak jalankan kekeliruan yang serupa lagiBahan cerita:
Manusia pertama yang Tuhan ciptakan yakni Adam. Adam diciptakan Tuhan berasal berasal dari debu tanah sehabis itu Tuhan beri tambahan nafas kehidupan kepada Adam. Setelah Tuhan menciptakan Adam, Tuhan menciptakan Hawa berasal berasal dari tulang rusuk Adam sementara Tuhan menidurkannya. Lalu, Tuhan menempatkan Adam dan Hawa di Taman Eden. Taman Eden adalah area yang diciptakan oleh Tuhan. Di di di dalam taman Eden berisi banyak sekali tumbuhan dan pepohonan yang tumbuh subur. Tuhan beri tambahan perintah kepada mereka untuk memelihara Taman Eden. Semua tanaman dan pohon yang tersedia disana diperbolehkan Tuhan untuk dimakan buahnya, tetapi tersedia satu style buah yang tidak boleh dimakan buahnya yakni buah berasal berasal dari pohon pengetahuan. Apa itu buah pohon pengetahuan? Buah ini merupakan buah yang mampu memberitahukan mana yang baik dan mana yang jahat dan sementara manusia memakan buah ini manusia dapat mati. Mati di sini artinya manusia dapat jatuh ke di di dalam dosa dan kehilangan kasih Allah berasal berasal dari hidupnya. Jika manusia kehilangan kasih Allah, manusia dapat jauh dariNya dan hidupnya dapat kosong dan hampa.
Ketika Hawa sedang seorang diri, munculah ular. Ular membujuk Hawa untuk memakan buah berasal berasal dari pohon pengetahuan. Ular berkata kepada Hawa bahwa sementara manusia memakan buah itu, manusia dapat layaknya Allah supaya manusia mampu membedakan mana yang baik dan mana yang jahat. Mendengar perkataan ular, Hawa mengambil alih buah sehabis itu dan memakannya sehabis itu memberikannya juga kepada Adam. Setelah mereka memakan buah sehabis itu apa yang berlangsung selanjutnya? Adam dan Hawa paham bahwa mereka telanjang sehabis itu mereka memicu cawat berasal berasal dari daun pohon ara untuk menutupi anggota tubuh mereka. Saat Tuhan memanggil Adam dan Hawa, mereka sangat risau dikarenakan mereka telanjang. Mereka mengupayakan bersembunyi berasal berasal dari Tuhan. Apa yang sehabis itu dilakukan oleh Tuhan? Ia sehabis itu bertanya kepada Adam dan Hawa apa yang telah terjadi. Hawa berkata bahwa dirinya telah diperdaya oleh ular. Tuhan pun menjadi marah. Ia mengutuk ular dan sehabis itu mengusir Adam dan Hawa berasal berasal dari taman Eden.
Setelah kita mendengar cerita yang baru saja dibacakan, sementara ini kita mampu paham siapa yang pertama kali Allah ciptakan dan mengapa manusia mampu jatuh ke di di dalam dosa. Lalu apa akibatnya jikalau kita berbuat dosa? Yang pertama kali kita dapatkan yakni rusaknya jalinan manusia dengan Allah. Ketika Adam dan Hawa jatuh ke di di dalam dosa, Tuhan mengusir mereka berasal berasal dari taman Eden. Itulah permulaan jalinan manusia dengan Allah menjadi rusak. Manusia kehilangan kasih yang diberikan oleh Allah. Selain itu jalinan antar sesama pun menjadi rusak. Ketika Adam dan Hawa ditanya oleh Tuhan mengapa mereka memakan buah berasal berasal dari pohon kehidupan apa yang mereka lakukan? Mereka saling menyalahkan. Itu juga yang dapat kita dapatkan jikalau kita berbuat dosa. Hubungan kita dengan sesama menjadi rusak. Selain itu, jalinan kita dengan alam juga menjadi rusak. Kita mesti bersusah payah untuk menghasilkan sesuatu. Kita mesti mengusahakannya lebih-lebih dahulu. Ini menjadi bukti bahwa dosa dapat memicu kita jauh berasal berasal dari Allah. Jadi berasal berasal dari yang telah disampaikan, akibat berasal berasal dari dosa ialah:Rusaknya jalinan manusia dengan Allah supaya manusia kehilangan kasih dan berkat yang telah Allah berikan.
Rusaknya jalinan manusia dengan sesama dikarenakan jikan manusia jalankan sebuah kekeliruan yang menyakiti hati sesama, jalinan manusia dengan sesama menjadi renggang.
Rusaknya jalinan manusia dengan alam.
Semua yang tersedia di sini pasti dulu jalankan kekeliruan dan dosa. Tidak tersedia manusia yang tidak berdoa di dunia ini. Sekarang marilah kita renungkan kekeliruan apa yang dulu kita lakukan. Apakah kita membantah dan marah dikarenakan perkataan orang tua kita? Ataukan kita membenci dan tidak memaafkan kawan yang telah menyakiti hati kita? Atau justru kita menjauhkan berasal berasal dari Tuhan dan tidak rajin datang ke hadapanNya? Setiap kekeliruan yang kita jalankan meskipun menurut kita itu merupakan kekeliruan kecil, itu tetaplah dosa dihadapannya. Pikiran, hati, perkataan dan tingkah laku yang kita jalankan jikalau tidak senang dihadapanNya itu telah merupakan sebuah dosa. Jika pada tepat ini kita berkata itu merupakan kekeliruan yang tidak disengaja, itu selalu merupakan sebuah dosa dikarenakan tanpa paham tingkah laku itu mulai menjauhkan diri kita berasal berasal dari kasih Allah. Oleh dikarenakan itu, marilah pada tepat ini kita rendahkan diri kita dihadapanNya, mari kita mengakui segala dosa dan kekeliruan yang telah kita perbuat baik itu yang disengaja maupun tidak disengaja yang telah menyakiti hati sesama bahkan menyakiti hati Tuhan. Marilah kita ambil sikap berdoa dan bersatu di di dalam doa (Kakak Sekolah Minggu memimpin doa dan mengajak anak-anak untuk mengakui kekeliruan yang dulu dilakukannya ke hadapan Tuhan).
Ayat hafalan
1 Yohanes 1:9
“Jika kita mengaku dosa kita, maka Ia adalah setia dan adil, supaya Ia dapat mengampuni segala dosa kita dan menyucikan kita berasal berasal dari segala kejahatan.”
3. Cerita Sekolah Minggu Kelas Kecil
Tema: “Apakah Kau juga dapat Turut Serta?”
Bahan Cerita diambil di di dalam Kejadian 6:9-22 dan Kejadian 7:1-24
Tujuan:
Agar anak-anak mampu paham panggilan Tuhan atas dirinya
Agar anak-anak senang ikut dan juga di di dalam pekerjaan Allah
Agar anak-anak selalu mengandalkan Tuhan disetiap kehidupannya
Bahan cerita:
“Nabi Nuh diperintah Tuhan memicu bahtera besar dunia menjadi menjadi jahatnya dan mesti dihukum Tuhan. Hujan lebat turunlah, turunlah, turunlah, halilintar datanglah, datanglah, datanglah (Kakak Sekolah Minggu mengajak adik Sekolah Minggu untuk menyanyikan lagu ini)” Siapa di sini yang kenal dengan Nuh? Wah semuanya paham ya siapa itu Nuh. Benar, Nuh adalah orang yang Tuhan perintahkan untuk memicu bahtera yang sangat besar dikarenakan Tuhan senang menurunkan air bah ke atas bumi. Tapi kenapa Tuhan mampu menyuruh Nuh untuk  memicu bahtera besar? Kena Tuhan tidak menyuruh orang lain tidak hanyalah Nuh untuk memicu bahtera? Itu semua dikarenakan manusia telah jalankan dosa dan kejahatan supaya mereka tidak layak kembali di hadapan Tuhan. Hanya Nuh dan keluarganya yang tetap layak di hadapan Tuhan dikarenakan Nuh selalu datang dan berdoa kepada Tuhan dan mengupayakan untuk menjauhkan kejahatan.
Pada suatu hari sementara Nuh sedang berdoa, Tuhan berfirman keada Nuh. Nuh buatlah sebuah bahtera yang besar dikarenakan Aku dapat menghukum manusia akibat kejahatannya dengan air bah. Apa yang Nuh lakukan? Nuh menampik perkataan Tuhan tidak? Nuh tidak menampik perkataan Tuhan. Ia memicu bahtera sesuai dengan apa yang Tuhan perintahkan. Nuh bekerja dengan sangat giat sampai bahtera itu selesai. Kira-kira menurut adik-adik disini, tersedia yang menolong Nuh untuk memicu bahtera? Iya benar. Tidak tersedia yang senang menolong Nuh. Kalau adik-adik di sini lihat Nuh memicu sebuah bahtera, apa yang dapat adik-adik lakukan? Sayangnya pada tepat itu, tidak tersedia yang senang menolong Nuh. Nuh mengerjakan bahtera itu seorang diri. Mungkin pada tepat orang-orang lihat Nuh memicu bahtera, orang-orang mengejek Nuh. Namun Nuh selalu menyelesaikan tugasnya sampai akhir.
Setelah bahtera itu selesai Nuh beserta keluarganya masuk ke di di dalam bahtera. Tak lupa Nuh juga mengajak semua gunakan hewan masuk ke di di dalam bahtera untuk ikut dan juga layaknya yang telah Tuhan perintahkan. Kira-kira adik-adik paham tidak tersedia berapa orang di di di dalam bahtera? Kalu belum paham yuk kita nyanyikan lagunya “Nabi Nuh dan isterinya, tiga orang anaknya, tiga orang mantunya masuk di di dalam bahtera.” Jadi tersedia 8 orang di di di dalam bahtera yakni Nuh, isteri Nuh, 3 orang anak Nuh dan 3 orang menantu Nuh. Setelah semuanya masuk ke di di dalam bahtera, Tuhan menurunkan hujan deras sepanjang empat puluh hari empat puluh malam sampai gunung yang paling tinggi pun tertutupi air bah dan semua manusia yang tersedia di bumi disapu bersih oleh air bah dan cuma di di di dalam bahtera saja manusia yang selamat. Siapa di sini yang risau serupa hujan deras? Kakak risau loh dengan hujan deras dikarenakan tepat hujan deras umumnya tersedia petir. Coba bayangkan jikalau pada tepat ini Tuhan menurunkan hujan deras sepanjang empat puluh hari empat puluh malam. Pasti kita semua bakalan takut. Nuh dan keluarganya menurut adik-adik risau tidak sementara di di di dalam bahtera mendengar hujan yang turun sangat lebat? Iya Nuh dan keluarganya pasti takut. Namun, mereka selalu berdoa kepada Tuhan supaya Tuhan memelihara mereka.
Kalau pada tepat ini Tuhan menyuruh adik-adik untuk selalu rajin datang Sekolah Minggu senang tidak? Nuh saja senang disuruh Tuhan untuk memicu bahtera yang sangat besar, jaman adik-adik di sini tidak senang jikalau Tuhan cuma menuruh adik-adik untuk datang ke Sekolah Minggu. Kita mesti dengar-dengaran dapat perintah yang Tuhan berikan untuk kita dikarenakan perintah Tuhan itu baik adanya. Semua di sini pasti senang kan untuk mendengarkan perintah Tuhan? Nah pertanyaan kakak selanjutnya, siapa di sini yang tidak miliki rasa takut? Semua di sini pasti miliki rasa takut. Namun, sementara kita takut, Tuhan menyuruh kita untuk datang kehadapanNya dan berdoa supaya rasa risau itu hilang. Nah jikalau adik-adik di sini mulai mulai takut, serahkan kekuatiran itu pada Tuhan dikarenakan Tuhan pasti dapat menyingkirkan kekuatiran itu dan menggantikannya dengan keberanian. Sebelum kita pulang mari kita berdoa. Adik-adik nanti ikutin doa kakak ya.
Ayat hafalan
Yesaya 44:8
“Janganlah gentar dan janganlah takut”

3 Cerita Sekolah Minggu Kelas Tanggung, Besar dan Kecil


Bahan Khotbah Natal
GMP (Glory, Miracle and Present of Christmas)
Bacaan: 2 Korintus 5:11-21
“Jadi siapa yang ada di di dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru: yang lama telah berlalu, sebenarnya yang baru telah datang. Dan sepenuhnya ini berasal berasal dari Allah, yang bersama dengan bersama dengan perantaraan Kristus telah mendamaikan kami bersama dengan bersama dengan diri-Nya dan yang telah mempercayakan service pendamaian itu kepada kami. Sebab Allah mendamaikan dunia bersama dengan bersama dengan diri-Nya oleh Kristus bersama dengan bersama dengan tidak perhitungkan pellanggaran mereka. Ia telah mempercayakan berita pendamaian itu kepada kami. Jadi kami ini adalah utusan-utusan Kristus, seakan-akan Allah menasihati anda bersama dengan bersama dengan perantaraan kami: di dalam nama Kristus kami menghendaki kepadamu: berilah dirimu didamaikan bersama dengan bersama dengan Allah. Dia yang tidak mengenal dosa telah dibuat-Nya menjadi dosa sebab kita, sehingga di dalam Dia kami dibenarkan oleh Allah.”
2 Korintus 5:17-21
KHOTBAH NATAL tentang makna dan keindahan di dalam terangApa yang saudara inginkan sementara Natal telah tiba? Hadiah yang mahal ataukah suatu hal yang lebih berasal berasal dari sekedar hadiah yang tidak dapat pernah bisa saudara dapatkan dimanapun di semua dunia ini? Natal merupakan momen yang paling ditunggu-tunggu oleh orang percaya, tidak cuma ditempat ini terutama di daerah lain Natal menjadi momen yang paling ditunggu. Sebenarnya paa yang ditunggu sementara Natal oleh kami semua? Apakah yang ditunggu cuma sekedar hadiahnya, busana baru yang bisa dipakai atau justru kebersamaan bersama dengan bersama dengan keluarga? Seringkali kami tidak mengerti makna perlu berasal berasal dari Natal itu sendiri. Natal merupakan hari di mana kami merayakan kelahiran Kristus di dunia ini. Acapkali momen indah Natal cuma berlangsung sepanjang satu atau dua hari dan kemudian hilang keesokan harinya. Natal yang adalah momen kedamaian dan sukacita seringkali dihancurkan oleh perselisihan sebab perbedaan pendapat. Sebagai manusia seringkali kami lupa dapat makna Natal tersebut.
Euforia Natal terhitung bisa kami rasakan jauh sebelum saat dapat berasal berasal dari bulan kelahiranNya. Pasti kami di daerah ini telah bikin persiapan Natal berasal berasal dari jauh hari. Mulai berasal berasal dari urutan acara, persembahan pujian apa yang dapat ditampilkan, dekorasi Gereja dan pohon Natal dan terhitung dana yang mesti dikumpulkan. Dengan persiapan sepanjang itu, sebenarnya kami bikin persiapan Natal untuk siapa? Apakah untuk Tuhan atau justru untuk manusia? Mulai berasal berasal dari anak sekolah minggu, pemuda remaja, kaum ibu, kaum papa terutama kaum lansia pun ikut terkena efek euforia Natal ini. Terlebih anak sekolah minggu yang sangat antusias bikin persiapan penampilan terbaiknya untu perayaan Natal di Gereja.
Tahukah saudara terkecuali kelahiran Yesus ke di dalam dunia ini punyai tujuan perlu dan sebenarnya mesti kami renungkan? Dalam Yohanes 3:16-18 bicara demikian “Karena begitu besar kasih Allah dapat dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-nya yang tunggal, sehingga masing-masing orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan meraih hidup yang kekal. Sebab Allah mengutus Anak-Nya ke di dalam dunia bukan untuk menghakimi dunia, melainkan untuk menyelamatkannya oleh Dia. Barangsiapa percaya kepada-Nya, ia tidak dapat dihukum; barangsiapa tidak percaya, ia telah berada di bawah hukuman, sebab ia tidak percaya di dalam Anak Tunggal Allah.” Dalam ayat yang baru saja kami baca, mengerti dikatakan bahwa kelahiran Yesus ke di dalam dunia ini adalah untuk menyelamatkan kami umat berdosa sehingga kami tidak binasa melainkan meraih hidup yang kekal. Tidak ada satupun manusia yang tidak berdosa.
Bahkan sejak berasal berasal dari di dalam takaran pun kami telah berdosa. Manusia pertama kali jatuh ke di dalam dosa sementara Adam dan Hawa melanggar perintah Tuhan bersama dengan bersama dengan memakan buah berasal berasal dari pohon kehidupan. Sejak sementara itu, pertalian manusia bersama dengan bersama dengan Allah menjadi rusak. Manusia jatuh ke di dalam kegelapan dan menyingkirkan kasih dan terhitung kemuliaan yang telah Allah berikan. Namun, sebab Ia begitu mengasihi kita, maka Ia mengaruniakan anak-Nya yang tunggal Tuhan kami Yesus Kristus ke di dalam dunia ini untuk menyelamatkan kami berasal berasal dari maut. Ia adalah terangNya yang nyata dan ajaib. Karena Ia lahir ke di dalam dunia ini, kami meraih pengharapan dapat keselamatan.
Apakah bersama dengan bersama dengan kelahiranNya ke di dalam dunia ini, Ia terhitung lahir di dalam hati kita? Bagaimana kami mengerti apakah Allah telah ada di dalam hati kami atau belum? Ketika Allah telah ada di dalam hati dan hidup kita, sebenarnya kami dapat meraih kedamaian dan sukacita. Hidup kami dapat dipenuhi oleh kasih dan penyertaanNya. Kita terhitung dapat hidup sebagai anak terang bersama dengan bersama dengan hidup seturut kehendakNya. Anak terang bukan bicara tentang tubuh kami yang bisa mengeluarkan cahaya layaknya matahari. Tapi anak terang bicara tentang hidup dan kehidupan kami yang tidak kembali di dalam kegelapan dan hidup kami bisa menjadi terang bagi orang lain. Mari kami buka Alkitab kami di dalam Yohanes 1:4-9 “Dalam Dia ada hidup dan hidup itu adalah terang manusia.
Terang itu bercahaya di di dalam kegelapan dan kegelapan itu tidak menguasainya. Datanglah seorang yang diutus Allah, namanya Yohanes; ia datang sebagai saksi untuk berikan kesaksian tentang terang itu, sehingga oleh dia semua orang menjadi percaya. Ia bukan terang itu, tetapi ia mesti berikan kesaksian tentang terang itu. Terang yang sesungguhnya, yang menerangi setiaporang, tengah datang ke di dalam dunia.” Ketika kami hidup sebagai anak terang, kami tidak segan untuk bercerita tentang terang itu. Kita terhitung tidak segan untuk berikan dan mengasihi sesama kita. Jika saya bicara layaknya ini sebenarnya mudah, tetapi di dalam sebenarnya selamanya banyak di antara kami yang belum bisa menjadi terang itu yang berarti tidak menimbulkan Yesus unuk lahir terhitung di di dalam hatinya.
Ya, Natal tidak mesti selamanya bicara tentang kemewahan dan pernak perniknya yang bercahaya dan berkilauan. Natal terhitung tidak mesti selamanya bicara tentang seberapa mahal hadiah yang kami mengimbuhkan untuk sesama kami atau untuk Tuhan. Namun, Natal di sini bicara apakah Tuhan telah ikut lahir di dalam hati kami atau belum. Jika belum, apa yang mempunyai efek saudara ada masalah untuk mengundangnya lahir di dalam hati dan hidup saudara? Kita sebagai orang yang percaya kepadaNya janganlah menjadi serupa bersama dengan bersama dengan dunia kita. Sebentar kami merayakan kelahiranNya tetapi tidak lama kemudian kami lupa dapat makna yang terdapat atas kelahiranNya ke di dalam dunia ini. Janganlah kami bikin persiapan acara yang meriah ini untuk manusia tetapi jadikanlah ini perayaan untuk Tuhan.
Pasti banyak di antara kami yang bikin persiapan hari Natal ini. Mulai berasal berasal dari busana baru, sepatu baru, tas baru pokoknya sepenuhnya serba baru. Tapi sebenarnya semua itu untuk apa dan untuk siapa saudara lakukan? Tuhan tidak melihat apa yang kami mengfungsikan sementara kami datang ke Gereja ini.Ia tidak melihat seberapa bagus baju, sepatu atau tas yang saudara kenakan. Yang Allah melihat adalah hati saudara. Apakah saudara yang ada di sini sangat datang untuk memuji dan memuliakan namaNya. Mari kami melihat di luar sana. Masih banyak orang-orang yang mesti kasih dan pertolongan kita.
Pernahkan saudara melihat sebuah lukisan yang berlatarkan sebuah Gereja di mana di dalamnya terdapat banyak orang yang datang untuk merayakan kelahiran Tuhan Yesus. Orang-orang yang ada di di dalam Gereja Mengenakan busana sangat indah. Tak lupa terhitung banyak kado yang dibungkus bersama dengan bersama dengan kertas warna-warni. Pohon Natal yang indah dan terhitung tinggi menjulang. Namun ternyata, di balik kaca jendela tersebut ada seorang anak kecil yang menatap ke di dalam Gereja bersama dengan bersama dengan penuh senyuman. Pakaian yang dikenakan anak itu lusuh dan kotor. Badannya kurus dan tidak terawat. Jika saudara pernah melihat lukisan layaknya ini, apa yang bisa saudara simpulkan? Ya, Natal yang saudara melaksanakan pada sementara ini selamanya terpaku pada kemewahan sehingga orang lain menilai Natal yang dilakukan sukses dilaksanakan. Namun sebenarnya Natal yang sebenarnya adalah sementara kami mau sharing bersama dengan bersama dengan sesama yang membutuhkan. Berbagi itu bukan mesti selamanya bicara tentang materi, tetapi sharing itu bisa bicara tentang kasih. Ketika saudara punyai kasih Tuhan, tentu saudara tidak segan untuk sharing kebahagaiaan Natal yang tengah saudara rasakan. Saudara bisa saja sharing materi, tetapi sharing yang dilandasi bersama dengan bersama dengan Kasih Tuhan sungguh tidak ternilai harganya. Akan banyak kebahagiaan dan sukacita sementara saudara sharing bersama dengan bersama dengan dilandaskan kasih Tuhan. Pada sementara ini marilah kami renungkan makna Natal apa yang sebenarnya saudara cari. Makna Natal yang sejati atau justru cuma makna Natal sesaat?
Natal sebenarnya merupakan hari yang sangat indah. Saudara yang ada pada sementara ini tentu merasakan terhitung bagaimana indahnya susasana Natal. Bisa berkumpul bersama dengan bersama dengan saudara, kerabat dan terhitung orang yang dikasihi tentu menjadi pengalaman yang tidak ternilai harganya yang tidak bisa dibeli dimanapun. KelahiranNya ke di dalam dunia ini sebenarnya sungguh luar biasa. Selain untuk menyelamatkan kami orang yang berdosa, kelahiranNya ke di dalam dunia ini terhitung mempunyai efek kami meraih damai dan sukacita yang sangat punyai nilai di dalam kehidupan kita. Ketika kami tidak bisa berkumpul bersama dengan bersama dengan orang yang kami kasihi pada hari Natal ini, apa yang dapat kami rasakan? Pasti dapat keluar perasaan sedih terkecuali mesti merayakan hari kelahiranNya seorang diri saja. Namun, janganlah itu menjadi penghalang bagi kami untuk merasakan kasih dan sukacita Natal. Dalam tema khotbah Natal malam ini GMP (Glory, Miracle and Present of Christmas) apa sebenarnya yang menghendaki disampaikan? Mari kami melihat satu persatu.
Glory atau kemuliaan. Natal merupakan hari yang sungguh mulia di mana Tuhan ada di dalam dunia ini. Ia lahir ke di dalam dunia ini bukan tanpa tujuan. Ia lahir ke di dalam dunia ini untuk menyelamatkan kami umatnya yang berdosa dan melewatkan kami berasal berasal dari maut. Karena Natal merupakan hari yang mulia, kami mesti sangat memaknai Natal yang sebenarnya di dalam hidup kita. Jangan jadikan Natal sebagai suatu perayaan tahunan yang mesti kami rayakan. Namun, jadikan Natal sebagai seseuatu yang sangat istimewa bagi kita. Maknai makna Natal itu. Jika pada sementara ini kami belum bisa memaknai makna kelahiranNya di dalam dunia ini kami tidak dapat pernah bisa merayakan hari kelahiranNya bersama dengan bersama dengan perasaan bahagia. Ini terkecuali saudara merayakan hari kembali th. kawan yang tidak dekat bersama dengan bersama dengan saudara. Apa yang anda rasakan terkecuali anda ikut merayakan hari kembali th. kawan yang tidak dekat bersama dengan bersama dengan anda? Pasti ada perasaan canggung atau perasaan tidak enak dan tidak sangat bahagia. Berbeda terkecuali kawan dekat saudara kembali tahun. Pasti saudara dapat beri tambahan hadiah yang paling baik untuk kawan dekat saudara dan tentu saudara dapat ikut berbahagia sementara merayakannya. Demikian terhitung di hari Natal ini. Jika saudara tidak sangat mengenalNya, bagaimana saudara bisa ikut puas merayakan hari kelahiranNya?
Miracle atau keajaiban. Bagi lebih berasal dari satu orang, Natal merupakan hari yang penuh keajaiban. Mengapa demikian? Ini sebab sementara hari Natal tiba, kami bisa berkumpul bersama dengan bersama dengan keluarga atau orang yang kami kasihi. Sesuatu yang dingin menjadi hangat. Hubungan yang telah rusak bisa dipulihkan. Namun, keajaiban Natal tidak cuma sekedar itu saja. Ketika kami terhitung menimbulkan Tuhan untuk lahir di di dalam hati dan hidup kita, keajaiban itu dapat tambah terasa. Kita dapat mulai damai dan penuh sukacita. Berkat dan kasihNya dapat selamanya melimpah di dalam hidup saudara. Selain itu, kami terhitung bisa menjadi sebuah keajaiban bagi sesama kita. Ketika sesama kami sedih, kami bisa datang untuk menghiburnya. Ketika sesama kami tengah lemah kami bisa datang untuk menguatkannya. Keajaiban Natal tidak cuma sekedar keajaiban yang Tuhan mengimbuhkan bagi kita, tetapi keajaiban Natal terhitung suatu hal yang bisa kami mengimbuhkan bagi sesama kami lewat perkataan maupun tingkah laku yang kami melaksanakan bagi sesama. Menjadi pembawa keajaiban adalah suatu hal yang sangat ada masalah untuk dilakukan. Namun bukan berarti tidak mungkin. Pada hari ini, kami diajak untuk beri tambahan keajaiban bagi orang banyak. Kita diajak untuk menjadi terang dan menjadi pemberi keajaiban yang bisa menghapuskan perasaan sedih dan menguatkan orang yang lemah.
Present atau hadiah. Ya, Natal merupakan hadiah terbesar bagi kami berasal berasal dari Allah. Kelahiran Tuhan Yesus ke bumi ini merupakan bukti nyata berasal berasal dari hadiah yang Allah mengimbuhkan kepada kami sehingga kami bisa meraih keselamatan dan tidak jatuh ke di dalam maut. Pertanyaan setelah itu adalah, hadiah apa yang telah kami mengimbuhkan untuk Tuhan dan untuk sesama kita? Pasti kami semua kerap mendengar cerita tentang orang-orang Majus berasal berasal dari Timur yang datang untuk menyambut kelahiran Tuhan Yesus di Betlehem. Yang mereka bawa adalah emas, kemeyan dan mur. Semua yang mereka bawa adalah suatu hal yang paling baik yang mereka punya. Apakah kami telah beri tambahan hadiah yang paling baik yang kami punyai bagi Tuhan? Dengan hidup seturut bersama dengan bersama dengan kehendakNya dan menyerahkan semua hidup kami kepadaNya itu telah menjadi hadiah paling baik bagi Tuhan. Tuhan tidak mesti barang yang mewah dan mahal terkecuali kami memberinya bersama dengan bersama dengan paksaan dan tidak tulus. Sebab yang selamanya Tuhan melihat adalah hati kita. Ketika kami beri tambahan suatu hal bersama dengan bersama dengan tulus untuk Tuhan tentu Ia dapat beri tambahan yang baik terhitung untuk kita. Selain untuk Tuhan, kami terhitung bisa beri tambahan hadiah Natal kepada sesama. Tidak layaknya Santa yang datang pada malam hari lewat cerobong asap untuk beri tambahan hadiah kepada anak-anak, kami bisa beri tambahan hadiah itu kepada sesama masing-masing saat. Namun, sementara kami berikan janganlah terhitung bersama dengan bersama dengan paksaan atau sehingga dilihat oleh orang lain bahwa kami adalah orang baik. Kita mesti berikan bersama dengan bersama dengan tulus.Natal merupakan momen yang seringkali terutama masing-masing tahunnya ditunggu oleh orang yang percaya kepada Tuhan Yesus. KelahiranNya ke di dalam dunia ini bukan tanpa alasan. KelahiranNya ke di dalam dunia ini untuk beri tambahan keselamatan dan terhitung damai, kasih dan terhitung sukacita Natal bagi kami semua. Namun, sudahkah Allah lahir di dalam hati dan hidup kita? Marilah di hari Natal yang indah ini, kami renungkan makna kelahiranNya yang sebenarnya di dalam hidup kami ittu layaknya apa. Selamat Natal. Tuhan Yesus memberkati.

KHOTBAH NATAL mengenai makna dan keindahan dalam terang


Apa itu Khotbah di dalam Kristen?
Khotbah merupakan tidak benar satu fasilitas untuk mengumumkan firman Tuhan kepada jemaat terhadap suatu Gereja atau persekutuan, supaya khotbah itu sendiri jadi pusat di dalam peribadahan umat Kristen. Khotbah yang disampaikan biasanya bakal cocok bersama dengan bersama dengan topik dan materi yang telah ditetapkan bersama dengan bersama dengan maksud spesifik kepada orang banyak cocok bersama dengan bersama dengan suasana dan suasana selagi itu. Namun khotbah tidaklah serupa bersama dengan bersama dengan pidato ataupun ceramah, gara-gara khotbah sebagai pemberitaan firman Tuhan didasarkan terhadap Alkitab, dan bukan terhadap pengalaman spesifik manusia ataupun pemikiran berasal dari manusia itu sendiri (bukan hasil pemikiran subjektif si pengkhotbah). Khotbah adalah tidak benar satu bentuk komunikasi satu arah gara-gara jemaat tidak dapat langsung merespon si pengkhotbah. Berkhotbah bukanlah suatu proses untuk mempunyai efek pendengar jadi pakar Alkitab melainkan untuk mengenalkan Allah melalui Firman yang bakal disampaikan.
PENGERTIAN KHOTBAH DALAM KRISTEN dan JenisnyaSecara umum, sistematika khotbah dapat dibagi jadi tiga anggota yakni pendahuluan, isikan dan penutup. Pendahuluan biasanya berisi latar belakang yang mempunyai jemaat menuju inti khotbah yang ingin disampaikan bersama dengan bersama dengan mengungkap sedikit permasalahan. Isi khotbah merupakan anggota sentral atau anggota utama di dalam lapisan khotbah. Di anggota isi, pengkhotbah bakal memberikan isikan Firman Tuhan yang tersedia di dalam Alkitab. Pengkhotbah terhitung butuh selagi lama untuk mempersiapkannya gara-gara kudu melalui proses penafsiran. Bagian paling akhir di dalam sebuat khotbah yakni penutup. Penutup biasanya berisi pemikiran atau pesan berasal dari khotbah yang telah disampaikan. Pada anggota ini, aplikasi atau penerapan di dalam kehidupan yang jadi penekanan. Bagian penutup terhitung dapat diisi bersama dengan bersama dengan sebuah ilustrasi yang dapat mempunyai efek jemaat lebih jelas isikan khotbah yang disampaikan..
Khotbah yang disampaikan oleh pengkhotbah biasanya mempunyai kandungan arti dan pesan bagi orang yang mendengarnya. Pesan yang di informasikan itu di di dalam bhs Yunani disebut Kerygma. Kerygma merupakan pesan berasal dari teks Alkitab yang telah ditafsirkan sebelumnya. Di di dalam berkhotbah terhitung tersedia hal-hal yang kudu dimengerti tidak benar satunya yakni ilmu berkhotbah. Ilmu khotbah atau yang terhitung dikenal bersama dengan bersama dengan arti homiletika merupakan alat yang kudu dikuasai oleh seorang pengkhotbah. Di di dalam penyusunan khotbah terhitung dibutuhkan proses hermeneutik. Proses hermeneutik ini menunjang pengkhotbah di dalam menafsir teks yang adalah di dalam Alkitab supaya kontekstual. Dalam homiletika, yang jadi dasar dan acuan khotbah adalah pengakuan Allah di di dalam diri Yesus Kristus sebagaimana disaksikan di di dalam Kitab Suci. Dan Alkitab adalah cuma satu simber tertera yang tetap tersedia tentang Yesus Kristus. Sehingga Alkitablah yang jadi acuan untuk ber-khotbah.
Khotbah mempunyai kegunaan yang berupa pendidikan, sosial, etis, dan politis. Dimana pengkhotbah bakal jadi pemimpin di dalam ibadah dan bakal mewartakan Firman Tuhan di dalam ibadah tersebut.
Ciri-ciri khotbah yang baik yaitu;Ada pendalaman dan pemikiran teks Alkitab yang bakal dikhotbahkan.
Isi khotbah mempunyai kaitan bersama dengan bersama dengan realitas kasus dan kebutuhan jemaat (sesuai bersama dengan bersama dengan suasana yang banyak dihadapi oleh jemaat).
Berkhotbah bersama dengan bersama dengan baik dan benar bersama dengan bersama dengan berdoa dan meminta hikmat lebih-lebih dahulu kepada Allah.
Ada retorika (seni dan type penyampaian) supaya jemaat tidak mengantuk dan tetap fokus untuk memperhatikan.
Ada kesatuan integritas pengkhotbah bersama dengan bersama dengan khotbahnya.
Khotbah yang disampaikan sederhana dan tidak bertele-tele.
Isi khotbah menarik namun tetap mempunyai kandungan nilai-nilai di dalam Alkitab.
Khotbah yang disampaikan terstruktur jadi berasal dari pendahuluan, isikan dan penutup.
Memiliki obyek atau batasan selagi di dalam memberikan khotbah.
Di di dalam suatu ibadah, khotbah dijadikan sebagai alat untuk mengajar dan mengajarkan jemaat bakal Firman Tuhan.
Tujuan berkhotbah itu sendiri yaitu;
1. Membawa jemaat mengenal Tuhan
Pada selagi beribadah, Tuhan secara spesifik bakal bicara melalui pengkhotbah melalui pewartaan Firman Tuhan yang disampaikan supaya dapat mempunyai jemaat tambah lama dekat dan mengenalNya dan terhitung terkait padaNya.
2. Membawa jemaat ke di dalam kebenaran
Dalam 2 Timotius 3:16 disebutkan demikianlah “Segala postingan yang diilhamkan Allah sebetulnya berfungsi untuk mengajar, untuk menyatakan kesalahan, untuk lakukan perbaikan tingkah laku dan untuk mendidik orang di dalam kebenaran.” Sehingga selagi seseorang berkhotbah haruslah ia dapat mempunyai jemaat ke di dalam kebenaran melalui Firman yang bakal ia wartakan.
3. Bersaksi
Tujuan di dalam berkhotbah yakni untuk bersaksi. Ketika pengkhotbah memberikan Firman Tuhan, Firman itu pertama-tama kudu diterapkan kepada spesifik dan pengalaman pengkhotbahnya, baru kepada jemaatnya. Ketika seorang pengkhotbah terhitung turut bersaksi atas kebaikan Tuhan di dalam hidupnya, jemaat pasti bakal turut merasakan kebaikan Allah. Namun, kesaksian yang disaampaikan selagi berkhotbah haruslah berhubungan bersama dengan bersama dengan pesan Firman yang dibawakan.
Jenis-jenis Khotbah
Ada beberapa type khotbah yang biasanya disampaikan oleh pengkhotbah. Jenis-jenis khotbah itu terhadap lain;
1. Khotbah Tekstual
Khotbah tekstual merupakan khotbah yang dibangun bersama dengan bersama dengan garis besarnya berdasarkan sebuah teks ayat Alkitab. Khotbah ini biasanya didasarkan terhadap satu atau dua ayat saja. Adapun keunggulan dan kelemahan khotbah tekstual yaitu:
Keunggulan Khotbah Tekstual
Ayat singkat dan terfokus, supaya gampang di dalam persiapan khotbah. Biasanya digunakan oleh para pengkhotbah pemula.
Mudah dimengerti dan dimengerti oleh jemaat gara-gara penyampaiannya yang sederhana.
Dikhotbahkan ayat per ayat, supaya pembahasan amat fokus terhadap konteks ayat. Hal ini bakal mempunyai efek jemaat jelas apa maksud berasal dari tiap-tiap ayat yang dikhotbahkan.Kelemahan Khotbah TekstualPembagian tiap-tiap ayatnya condong dipaksakan.
Jika tidak ditunaikan secara cermat, pengambilan satu atau dua ayat di dalam Alkitab tanpa memandang konteksnya bakal mempunyai efek kesalah pahaman, bahkan terhitung dapat mengalih-tafsirkan kebenaran.
Jika dipakai berkelanjutan bakal mempunyai efek rasa suntuk bagi jemaat yang mendengarnya.
Ketika cuma tersedia satu ayat yang baik bakal susah untuk dijadikan tema khotbah tekstual.2. Khotbah Topikal (Tematik)
Khotbah topikal merupakan khotbah yang dibangun berdasarkan sebuah topik. Khotbah ini didasarkan terhadap sebuah pokok yang diambil alih berasal dari di dalam atau luar Alkitab. Khotbah type ini merupakan khotbah yang sering dipakai oleh para pengkhotbah.
Adapun keunggulan dan kelemahan khotbah ini yaitu:
Keunggulan Khotbah Topikal
Pengkhotbah dapat mengembangkan banyak variasi aspek berita di dalam Alkitab secara bebas supaya pembahasannya jadi luas. Materi yang dibahas pun dapat dilengkapi atau dikurangi atas dasar pertimbangan selagi dan isikan khotbah.
Khotbah type ini biasanya mempunyai efek pengkhotbah berkhotbah cocok bersama dengan bersama dengan suasana yang amat terjadi di dalam jemaat. Melalui khotbah ini terhitung pengkhotbah dapat beri tambahan solusi pemecahan kasus berdasarkan Firman Tuhan.Kelemahan Khotbah Topikal :
Cenderung untuk menggantikan kebenaran Allah bersama dengan bersama dengan pemikiran manusia.
Isi berasal dari penyampaian Firman Tuhan dapat berarti bias.
Kurangnya penafsiran ayat berasal dari pengkhotbah supaya dapat timbul ketidaksesuaian terhadap khotbah bersama dengan bersama dengan isikan yang dikhotbahkan.
Alkitab cuma digunakan sebagai bahan pendukung pandangan spesifik pengkhotbah. Sehingga andaikata tidak ditunaikan secara hati-hati dapat mempunyai efek pemahan pengkhotbah saja yang dikhotbahkan.3. Khotbah Ekspositori
Khotbah ekspositori merupakan khotbah yang didasarkan terhadap nas Alkitab yang biasanya lebih panjang berasal dari dua ayat. Bagian terbesar materi khotbah biasanya diambil alih langsung berasal dari nas Alkitab dan kerangkanya terdiri berasal dari serangkaian ide-ide yang diuraikan secara bertahap dan berpangkal terhadap satu inspirasi utama. Khotbah yang dibawakan bakal saling berhubungan terhadap nas yang satu bersama dengan bersama dengan nas yang lain.
Dari ketiga type khotbah yang ada, khotbah Ekspositori merupakan type khotbah yang jarang didengar di gereja-gereja di Indonesia. Pada biasanya pengkhotbah-pengkhotbah di Indonesia sering memakai khotbah Topikal. Hal ini mungkin gara-gara jauh lebih gampang di dalam buat persiapan isikan khotbah dibandingkan bersama dengan bersama dengan type khotbah yang lain. Dalam buat persiapan khotbah Topikal, pengkhotbah biasanya cuma kudu mencari sebuah pokok atau topik khotbah di dalam Alkitab dan menyita beberapa ayat berasal dari di dalam Alkitab sesudah itu sesudah itu membentuknya jadi pokok-pokok besar.

Pengertian dan Jenis Khotbah Dalam Kristen


KHOTBAH PEMUDA KRISTEN TENTANG PERSAHABATAN
My Best Friend
Bacaan: Amsal 17:9-20
"Seorang kawan baik menyimpan kasih tiap tiap waktu, dan menjadi seorang saudara di dalam kesukaran."
Amsal 17:17
BFF atau best friend forever merupakan sebuah arti yang sempat trend dikalangan para pemuda dan pemudi. Banyak yang mengupload foto bersama bersama kawan baik baiknya bahkan menulis caption “BFF” bahkan tidak sedikit pula yang menulis caption statusnya bersama bersama ayat Alkitab perihal persahabatan. Setiap kami yang ada di sini tentu miliki seorang sahabat. Sahabat untuk share keceriaan dan kesedihan. Sahabat yang siap mendengar keluh kesah kita. Sahabat yang tetap ada untuk kami dan menguatkan kami dikala kami ada di dalam situasi yang lemah.
Namun, di luar sana ada orang yang tidak seberuntung kami dikarenakan ada orang yang berasumsi bahwa kawan baik adalah sosok yang tidak barangkali untuk didapatkan dan kawan baik sejati itu tidak barangkali ada.
 Kenapa perihal itu sanggup terjadi?
Ada lebih dari satu segi yang mempunyai pengaruh seseorang kehilangan kepercayaan terhadap suatu perihal yang bernama kawan baik tidak benar satunya yakni dulu dikecewakan atau disakiti. Bahkan ada pula yang berasumsi layaknya itu dikarenakan menjadi cuma dimanfaatkan saja.
Khotbah Pemuda Kristen Persahabatan
Pada tepat ini seorang kawan baik sejati terlampau ada masalah untuk ditemukan barangkali tidak benar satu alasannya yakni tidak ada keselarasan atau barangkali terlampau meyakinkan standar yang tinggi perihal kawan baik yang mengidamkan dimilikinya. Terkadang kawan baik menjadi suatu perihal yang sensitif untuk dibicarakan. Jika yang ada terhadap tepat ini telah capai kawan baik sejati itu, bersyukurlah kepada Tuhan dan jangan dulu sekali-kali menyakiti hati sahabatmu. Sahabat adalah seseorang yang Tuhan menambahkan bagi kami untuk mengingatkan dan menguatkan kita. Seorang kawan baik yang baik tidak cuma ada dikala kamu senang saja, tetapi ia bakal ada di dalam situasi sedih.
Ia juga bakal menegormu bersama bersama kasih dan bahkan sudi mengkoreksi kamu demi kebaikan kamu. Ia mengidamkan melihatmu maju bersama bersama bersama bersama dia sehingga ia tidak bakal membiarkanmu terjatuh begitu saja. Dia tidak bakal segan untuk mengulurkan tangannya dikala kamu tengah ada di dalam kesulitan. Persahabatan yang terbentuk juga tanpa disadari sanggup membentuk karakter. Jika kamu bersahabat bersama bersama orang yang baik maka kamu bakal hidup bersama bersama baik juga. Namun, jika kamu bersahabat bersama bersama orang yang tidak baik maka kamu bakal menjadi tidak baik pula bersamaan bersama bersama berjalannya waktu.
Di Alkitab sendiri kami sanggup lihat persahabatan terhadap Daud dan Yonatan. Persahabatan mereka Tuhan berkati dan mereka saling mengasihi satu mirip lain. Meskipun Saul bapak Yonatan hendak membunuh Daud, Yonatan tidak segan untuk mendukung Daud bahkan ia pun menguatkan Daud dikala Daud di dalam situasi lemah.
Karena kasihnya, Yonatan bahkan mempercayakan kekuasaan raja kepada Daud yang semestinya itu merupakan miliknya. Apakah persahabatan yang tengah kami jalani telah mirip layaknya persahabatan terhadap Daud dan Yonatan?
Dalam Amsal 27:6 dikatakan demikian "Seorang kawan memukul bersama bersama maksud baik, tetapi seorang lawan mencium secara berlimpah-limpah."  Jika kamu kerap menjadi kesal jika ditegor oleh kawan baik ingatlah bahwa ia mengasihimu. Jika ia tidak mengasihimu tidak barangkali dia sudi menegor kamu jika kamu berbuat kesalahan. Dalam persahabatan juga dibutuhkan ada keterbukaan dan kepercayaan.
Jika kamu tidak mengasihi sahabatmu sendiri bagaimana kamu sanggup menghormati persahabatan yang telah dibangun?
"Siapa menutupi pelanggaran, mengejar kasih, tetapi siapa membangkit-bangkit perkara, menceraikan kawan baik yang karib." Amsal 17:9.
Jika terhadap tepat ini tetap ada yang melacak sosok seorang sahabat, berdoalah kepada Tuhan dan percayalah tentu Tuhan bakal memberikannya bagimu.
Jika terhadap tepat ini kamu telah menjalin sebuah persahabatan, maka hargailah persahabatan itu dan kasihilah sahabatmu. Kasih yang tulus mirip juga bersama bersama kesetiaan. Ketika persahabatan kalian diuji tetap milikilah kasih itu dikarenakan persahabatan yang sejati tidak bakal lekang oleh waktu. Tuhan Yesus memberkati.
Baca Juga : Ayat Alkitab Tentang Pengharapan
KHOTBAH PEMUDA KRISTEN TENTANG PERGAULAN
Pintar Dalam Bergaul
Bacaan: Amsal 13:13-20
“Siapa bergaul bersama bersama orang bijak bakal menjadi bijak tetapi siapa berkenalan bersama bersama orang bebal menjadi malang.”
Amsal 13:20
Percaya atau tidak, 90% yang memilih baik atau buruknya kehidupan kami adalah bersama bersama siapa kami bergaul. Pergaulan yang baik tentu bakal mempunyai kami ke arah yang lebih baik. Begitupun sebaliknya. Jika kami bergaul bersama bersama orang yang tidak baik, sikap dan tingkah laku kami juga bakal menjadi tidak baik. Pergaulan bakal merubah sifat hidup kita. Misalnya saja dikala kami bergaul bersama bersama orang-orang yang merokok bersamaan berjalannya tepat kami pun bakal turut merokok dikarenakan miliki kebiasaan lihat sikap teman-teman kita. Oleh dikarenakan itu, kerap kali kami mendengar perkataan bahwa kami wajib selektif di dalam memilih teman.
Teman adalah seseorang yang tetap share cerita bersama bersama kita. Dimana pun dan kapan pun jika kami miliki kebiasaan bersama bersama kawan kita, kami bakal mengikuti kebiasaanya. Teman yang kamu jumpai bagaikan sebuah tombol elevate yang sanggup mempunyai kamu naik atau turun. Kemana kamu melangkah itu bakal ditentukan oleh kamu sendiri dan oleh orang-orang yang ada di lebih tidak lumayan anda.
Banyak sekali pemuda dan pemudi yang terhadap tepat ini tidak benar memilih kawan untuk bergaul sehingga menjadi membuatnya jatuh ke di dalam dosa. Mungkin terhadap tepat ini tidak sedikit salah satu kaum muda yang jatuh ke di dalam dosa layaknya mabuk-mabukan, free sex atau kenakan narkoba cuma dikarenakan tidak benar untuk memilih teman. Mereka cuma memilih kawan untuk bergaul demi melacak kesenangan atau diakui keren.
Namun benarkan pergaulan yang layaknya itu yang dicari?
Banyak alasan yang mempunyai pengaruh para pemuda dan pemudi tidak benar memilih kawan untuk bergaul.
Alasan-alasan setelah itu terhadap lain:
1. Karena dirinya sendiri yang telah memilih lebih dari satu syarat pergaulan yang diinginkan
Seseorang sanggup tidak benar memilih pergaulan dikarenakan ia telah memilih lebih dari satu syarat kawan layaknya apa yang diinginkan. Bisa saja lebih dari satu syarat yang telah ditetapkan terlampau tinggi dikarenakan mengidamkan diakui sebagai seseorang yang gaul.
2. Terpengaruh oleh kawan atau orang yang ada di sekitarnya
Teman yang kami miliki atau orang  yang ada di lebih tidak lumayan kami tanpa disadari bakal merubah cara bergaul kita. Jika kami terpengaruh oleh kawan yang tdak baik, maka tanpa disadari kami bakal jatuh ke di dalam pergaulan yang tidak benar juga.
3. Karena dulu dikecewakan
Perasaan kecewa dan dulu dikecewakan merupakan tidak benar satu perihal yang miliki kegunaan besar di dalam memilih suatu pergaulan. Terkadang kekecewaan yang dirasakan bakal mempunyai seseorang berlari ke arah yang tidak benar untuk menghalau perasaan kecewa tersebut.
4. Merasa hidupnya hampa dan tanpa tujuan
Perasaan hampa layaknya tanpa tujuan bakal mempunyai pengaruh seseorang tetap melacak jati dirinya. Itu juga bakal mempunyai pengaruh seseorang tetap melacak teman-teman yang sanggup menghalau kehampaan tersebut. Jika ia tidak benar capai kawan untuk bergaul untuk isikan kehampaan itu, maka sanggup dipastikan ia sanggup jatuh ke di dalam pergaulan yang salah.
5. Ingin muncul dari zona nyaman dan diakui keren oleh orang lain
Perasaan mengidamkan diakui keren oleh orang lain mempunyai pengaruh seseorang menjadi lupa diri. Ia bakal tetap berusaha melacak teman-teman yang sanggup membuatnya muncul lebih keren mirip sekali itu merupakan pergaulan yang buruk.
Sangat wajib bagi kami untuk memilih pergaulan. Pergaulan yang kami jalani tepat ini sanggup merubah sikap dan membentuk sifat kami bersamaan berjalannya waktu. Jangan sampai kami tidak benar memilih kawan untuk bergaul sehingga kami jatuh ke di dalam dosa. Pilihlah pergaulan yang sanggup membangun dan menuntunmu ke di dalam kebaikan. Tuhan Yesus memberkati.
KHOTBAH PEMUDA KRISTEN TENTANG MASA DEPAN
Masa Depan Menantiku
Bacaan: Amsal 23:12-18
“Janganlah hatimu iri kepada orang-orang yang berdosa, tetapi takutlah bakal TUHAN senantiasa. Karena era depan sungguh ada, dan harapanmu tidak bakal hilang.”
Amsal 23:17-18
Bagi seorang pemuda apa yang paling dikhawatirkan di di dalam hidupnya? Ya tentu seutuhnya mengkhawatirkan era depannya. Sebenearnya tidak cuma pemuda saja, orang tua pun tetap mengkhawatirkan era depannya. Masa depan merupakan suatu perihal yang terlampau rahasia dan menjadi sebuah misteri. Tidak ada seorang pun mengerti bakal era depannya.
Pasti salah satu kami semua tidak ada yang mengidamkan era depannya tidak baik bukan?
Pasti kami mengidamkan pekerjaan yang kami impikan, miliki daerah tinggal mewah, kendaraan tertentu bahkan membangun sebuah keluarga bersama bersama bersama bersama orang yang dikasihi.
Masa depan yang Tuhan menambahkan bagi kami semua sungguhlah indah. Jika terhadap tepat ini kamu menjadi tidak miliki era depan apa yang mebuatmu berbicara demikian? Apakah dikarenakan kamu menjadi tidak sanggup melanjutkan pendidikan yang lebih tinggi layaknya teman-temanmu?
Apakah dikarenakan kamu menjadi wajib bekerja lebih keras dari orang lain yang ada di sekitarmu? Atau dikarenakan kamu menjadi hidupmu tidak seberuntung orang yang ada di sebelahmu? Ingatlah, tiap tiap orang miliki kesusahannya sendiri-sendiri. Belum tentu apa yang kamu lihat tepat ini mirip layaknya kenyataan hidup yang wajib ia jalani.
Terkadang sebagai seorang manusia kami cuma lihat segala suatu perihal dari satu sudut pandang saja yang menurutnya benar. Kita sering kadang lihat segala suatu perihal melalui anggapan kami saja. Bukankan apa yang kami acuhkan tidak tetap benar dan layaknya kenyataannya. Setiap orang yang ada di sini miliki era depannya sendiri-sendiri. Tuhan telah merenda era depan kami sebaik mungkin. Masa depan yang telah tentu penuh bersama bersama kasih Tuhan. Namun, untuk mewujudkan era depan yang indah itu, kami tidak boleh berdiam diri saja. Kita juga wajib melaksanakan sebuah aksi dan tindakan untuk mewujudkannya.
Misalnya bersama bersama belajar atau bekerja bersama bersama sepenuh hati. Jika terhadap tepat ini kamu menjadi kamu wajib bekerja keras untuk capai era depan itu, maka bekerjalah bersama bersama segenap kemampuanmu dikarenakan tidak ada suatu perihal yang sanggup terjadi bersama bersama instan di dunia ini.
Janganlah was-was bersama bersama era depan yang menantimu. Jika kamu cuma berpikir bahkan kamu tidak miliki era depan yang indah kamu sungguh tidak benar dikarenakan ada tangan Tuhan yang tengah merendanya. Kita tidak mengerti layaknya apa kami ke depannya. Kita tidak mengerti apa yang bakal terjadi satu jam sehabis itu bahkan hari esok. Manusia cuma menduganya saja, dikarenakan tidak ada seorang pun yang mengerti apa yang terjadi di dalam dirinya.
Tuhan sanggup merubah hidupmu bahkan keadaanmu tepat ini. Ia sanggup mengubahnya menjadi lebih indah seturut bersama bersama kehendakNya. Datanglah kepadaNya dan berdoalah tetap sehingga Ia menguatkan dan menguhkan kamu sehingga kamu justru tidak jatuh ke di dalam pencobaan. Raihlah era depan itu bersama bersama senyuman dan penuh pengharapan. Janganlah kamu mengeluh bakal tepat ini dikarenakan kamu tidak mengerti bakal apa yang terjadi besok. Sama layaknya Yusuf yang wajib melalui banyak ujian sampai terhadap akhirnya ia capai apa yang ia impikan. Selain berdoa, ia juga wajib bekerja keras untuk mewujudkannya.
Sekarang janganlah kamu cuma terlampau fokus terhadap apa yang tengah terjadi. Janganlah pikiranmu cuma berpusat terhadap pemahaman jika kamu tidak miliki era depan dikarenakan hidupmu tidak mirip bersama bersama yang lain. Tuhan miliki cara tersendiri untuk mewujudkan era depanmu itu. Kamu wajib melalui beragam macam proses. Yakinlah bahwa era depan itu sungguh ada dan tengah menantimu. Kerjakan apa yang tengah kamu melaksanakan terhadap tepat ini bersama bersama sebaik mungkin. Tuhan Yesus memberkati.KHOTBAH PEMUDA KRISTEN TENTANG KESETIAAN
Setia di dalam Segala Hal
Bacaan: Ulangan 5:28-33
“Maka lakukanlah seutuhnya itu bersama bersama setia, layaknya yang diperintahkan kepadamu oleh TUHAN, Allahmu. Janganlah menyimpang ke kanan atau ke kiri. Segenap jalan, yang diperintahkan kepadamu oleh TUHAN, Allahmu, haruslah kamu jalani, sehingga kamu hidup, dan baik keadaanmu dan juga lanjut umurmu di negeri yang bakal kamu duduki.”
Ulangan 5:32-33
Setia atau pun komitmen merupakan suatu perihal perihal yang wajib kami miliki. Tidak cuma setia kepada pasangan, tetapi kami juga wajib miliki komitmen terhadap segala hal. Kita wajib setia terhadap apa yang telah kami menjadi sehingga kami capai suatu perihal yang terlampau miliki nilai yang tidak sanggup digantikan bersama bersama uang. Pada tepat ini komitmen merupakan suatu perihal yang terlampau mahal harganya dikarenakan telah banyak salah satu kami yang kehilangan arti dari komitmen tersebut. Seringkali di dalam mengerjakan suatu perihal perihal komitmen kami diuji. Jika kami tetap menjaga komitmen itu sehingga tetap ada di di dalam diri kami tentu kami sanggup menyelesaikan apa yang telah kami mulai.
Pernahkah saudara lihat film yang berjudul Hachiko? Hachiko sendiri merupakan sebuah film yang menceritakan perihal komitmen seekor anjing bernama Hachi kepada tuannya. Ia bersama bersama setia menunggu kehadiran tuannya di stasiun kereta api sampai Hachi mati. Hachi mempunyai komitmen kepada tuannya sampai mati. Jika kami terlampau menghayati film ini, kami sanggup memaknai apa bermakna sebuah kesetiaan.
Kesetiaan bakal ada jika kami miliki komitmen di di dalam diri kita. Komitmen kuat yang kami miliki bakal memampukan kami untuk miliki komitmen sampai akhir hidup kita. Komitmen merupakan ketentuan atau janji yang telah tertanam di di dalam hati. Jika komitmen setelah itu hilang, kami juga bakal kehilangan komitmen yang kami miliki dikarenakan komitmen lebih kuat dibandingkan sebuah janji.
Mengapa sanggup dikatakan demikian?
Dapat dikatakan demikian dikarenakan komitmen lahir dari sikap hati yang teguh dan tulus, sedangkan janji adalah sebuah perkataan yang muncul dari di dalam mulut.
Kesetiaan itu haruslah kami menjadi dari di dalam perihal kecil. Jika terhadap tepat ini kamu dipercayakan sebuah fasilitas dan kamu telah berkomitmen terhadap fasilitas yang telah kamu jalani maka setialah terhadap fasilitas itu. Jika kamu dipercayakan suatu perihal perihal walau itu perihal kecil setialah bersama bersama apa yang tengah kamu kerjakan. Setia bukanlah perihal mudah. Kesetiaan wajib diuji sehingga sanggup meneguhkan hati kita.
Selain Hachi, kami juga sanggup belajar komitmen dari Yakub. Yakub setia dan teguh kepada pendirian hatinya. Yakub sudi kenakan 14 th. hidupnya untuk bekerja terhadap Laban demi capai orang yang dikasihinya.
Bahkan komitmen Yakub sempat diuji dimana 7 th. pertama ia bekerja justru Laban mengingkari janjinya untuk menambahkan Rahel. Namun, dikarenakan komitmen yang dimiliki oleh Yakub ia tidak mundur walau ia dikecewakan oleh seseorang yang ia percayai. Kesetiaan Yakub terhadap akhirnya membuahkan hasil. Ia pun sanggup menikah bersama bersama Rahel, wanita yang dikasihinya.
Jika terhadap tepat ini kamu tetap tidak setia bersama bersama apa yang kamu melaksanakan bahkan di dalam perihal kecil, bagaimana Tuhan bakal mempercayakan perihal besar kepadamu? Kesetiaan yang kamu miliki merupakan bukti dari keteguhan hatimu.
Bahkan Tuhan saja mengidamkan kami anak-anakNya menjadi tertentu yang setia. Dalam Amsal 3:3 dikatakan demikian “Janganlah kiranya kasih dan setia meninggalkan engkau! Kalungkanlah itu terhadap lehermu, tuliskanlah itu terhadap loh hatimu.” Ukirlah komitmen itu di di dalam hatimu. Jika terhadap tepat ini kamu menjadi tidak sanggup setia bersama bersama satu perihal yang telah kamu menjadi baik di dalam pendidikan, pekerjaan bahkan di dalam suatu hubungan, maka berdoalah kepadaNya. Mintalah hikmat dan bimbinganNya. Tuhan Yesus memberkati.
Baca Juga : Beriman Kepada Allah
KHOTBAH PEMUDA KRISTEN TENTANG CINTA
Cinta
Bacaan: Pengkhotbah 4:7-16
“Berdua lebih baik dari terhadap seorang diri, dikarenakan mereka terima upah yang baik di dalam jerih payah mereka. Karena jika mereka jatuh, yang seorang mengangkat temannya, tetapi wai orang yang jatuh, yang tidak mempunyai orang lain untuk mengangkatnya!”
Pengkhotbah 4:9-10
Cinta merupakan suatu pembahasan yang tak ada habisnya dikarenakan cinta itu tetap baru tiap tiap hari. Cinta itu suatu perihal yang seutuhnya tidak sanggup diungkapkan melalui kalimat tetapi wajib melalui tindakan juga. Cinta merupakan suatu anugerah yang Tuhan menambahkan bagi kami sebagai manusia dikarenakan cinta tidak sanggup kami membeli bersama bersama emas maupun perak. Di dunia ini jika tidak ada cinta maka kehidupan cuma penuh bersama bersama ketakutan, kesendirian dan juga kehangatan dikarenakan tanpa ada cinta kami tidak sanggup mengerti bagaimana rasanya dicintai dan mencintai.
Tanpa disadari Kedatangan cinta di tengah-tengah umat manusia terlampau bermakna dan terlampau berdampak besar di dalam segala segi kehidupan manusia. Cinta bakal sanggup menambahkan kekuatan dan juga mengalahkan segala rintangan dan ada masalah yang dialami. Pernahkah kamu mengerti bahwa terhadap tepat ini hidupmu dipenuhi oleh cinta?
Cinta dari keluarga, cinta dari saudara, cinta dari kawan bahkan yang paling besar adalah cinta dari Tuhan. Jika tidak ada itu semua akankah kami sanggup untuk tetap hidup di dunia ini? Apakah kami sanggup bertahan di di dalam dunia yang sepi dan hampa tanpa ada cinta?
Pada dasarnya manusia merupakan makhluk yang membutuhkan orang lain di di dalam hidupnya dikarenakan manusia tidak sanggup meniti hidupnya seorang diri saja. Sama halnya bersama bersama kegunaan seseorang di dalam kehidupan kita, kegunaan cinta juga terlampau kami butuhan. Seseorang yang telah kehilangan cinta di dalam hidupnya, tentu bakal ada masalah untuk bersyukur dan merasakan keindahan dunia dan keindahan kasih Tuhan di di dalam hidupnya.
Mereka yang dulu dikecewakan oleh yang namanya cinta, tentu bakal ada masalah untuk mengerti ulang apa itu memang cinta. Seseorang yang dulu dimanfaatkan atas nama cinta, tentu bakal ada masalah ulang percaya kepada cinta yang tulus. Cinta merupakan suatu perihal yang hars diwujudkan bersama bersama hati yang tulus.
Cinta itu merupakan suatu perihal yang murni. Jika kami telah kehilangan cinta di dalam kehidupan kita, kami bakal ada masalah untuk meniti kehidupan ini. Cinta sejati yang tepat ini sanggup kami rasakan adalah cinta yang Tuhan Yesus menambahkan kepada kita. Cinta yang Ia menambahkan merupakan cinta yang tidak bakal lekang oleh waktu. Disaat semua orang yang kami cintai meninggalkan kita, cuma Tuhan yang bakal beserta bersama bersama kami selamanya. Cintanya yang sejati ini juga dibuktikan bersama bersama matinya Ia di kayu salib untuk menebus tiap tiap dosa dan kekeliruan kami sehingga kami tidak jatuh ke di dalam maut.
Cinta itu merupakan suatu perihal yang terlampau indah, miliki nilai dan suatu perihal yang wajib kami hargai dan hormati. Cinta merupakan sebuah ungkapan kasih kami kepada orang lain yang tidak sanggup diwakilkan bersama bersama rangaian kalimat saja tetapi juga wajib melalui tindakan hidup kita. Cinta adalah suatu perihal yang saya dan kamu butuhkan butuhkan. Jika ada seseorang yang menjelaskan bahwa ia tidak membutuhkan cinta bermakna ia tengah membohongi dirinya sendiri.
Cinta yang kami miliki tanpa kami mengerti mempunyai pengaruh kami sanggup menghadapi tiap tiap masalah hidup ini bersama bersama penuh pengharapan tanpa goyah sedikit pun. Cinta bakal menguatkanmu di dalam kelemahan. Akan melengkapi kekuranganmu dan bakal mendukungmu dan juga membuatmu bertumbuh di di dalam Tuhan. Jangan biarkan cinta itu hilang dari di dalam hati mu. Jagalah cinta yang kamu miliki terhadap tepat ini, dikarenakan dikala cinta itu telah pergi dari hidupmu sekali saja kamu bakal ada masalah untuk mendapatkannya kembali. Tuhan Yesus memberkati.

5 Khotbah Pemuda Kristen Tentang Pergumulan dan Persahabatan